Lewati ke konten utama
(0354) 686020
Pemerintah Daerah
Laman Resmi DP2KBP3A Kabupaten Kediri

Melalui Program Pesantren Ramah Santri, DP2KBP3A Kabupaten Kediri Dorong Penundaan Usia Nikah demi Generasi Unggul di ponpes al hikmah purwoasri

Beranda › Berita › Melalui Program Pesantren Ramah Santri, DP2KBP3A Kabupaten Kediri Dorong Penundaan Usia Nikah demi Generasi Unggul di ponpes al hikmah purwoasri
Sekretariat ⭐ Headline

Melalui Program Pesantren Ramah Santri, DP2KBP3A Kabupaten Kediri Dorong Penundaan Usia Nikah demi Generasi Unggul di ponpes al hikmah purwoasri

13 November 2025 admin 12 kali dibaca
Melalui Program Pesantren Ramah Santri, DP2KBP3A Kabupaten Kediri Dorong Penundaan Usia Nikah demi Generasi Unggul di ponpes al hikmah purwoasri

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui DP2KBP3A menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan bertema “Pesantren Ramah Santri Wujudkan Penundaan Usia Perkawinan Demi Generasi Berkualitas” yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Hikmah Purwoasri. Kegiatan yang diikuti sekitar 1000 santri ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dalam mencegah perkawinan anak serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak di pesantren.

Antusiasme para santri dalam mengikuti rangkaian acara menunjukkan bahwa isu perlindungan anak, kesehatan mental, dan pencegahan perkawinan usia muda menjadi perhatian penting bagi generasi muda pesantren. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperluas pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang bebas kekerasan dan mendukung perkembangan santri secara menyeluruh.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya Haris Linailis Syafa’at, M.Ag., yang menyampaikan materi tentang pesantren ramah anak; Dr. H. Ahmad Kafabihi Mahrus, M.Pd., yang menyoroti pentingnya pencegahan bullying; serta Hilya Aulia, S.Psi., M.Psi., yang membahas bagaimana santri dapat tumbuh sehat secara psikologis. Mereka kompak menekankan bahwa menjadi santri bukan hanya soal memperdalam ilmu agama, tetapi juga belajar mengenal diri dan membangun karakter.

Melalui kegiatan ini, DP2KBP3A Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya memperkuat sinergi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan pendidikan bebas kekerasan. Edukasi mengenai penundaan usia perkawinan dan perlindungan anak diharapkan mampu meningkatkan pemahaman para pengasuh serta membekali santri dengan kesadaran untuk menjaga diri dan masa depan mereka. Dengan dukungan semua pihak, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda Kediri yang lebih sehat, berdaya, dan berkualitas demi kemajuan daerah dan bangsa.

Bagikan:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Komentar akan ditampilkan setelah dimoderasi oleh admin.