Aksi Kolaboratif Diperkuat, Pemkab Kediri Dorong Percepatan Penurunan Stunting.
Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperkuat aksi kolaboratif lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bahwa kerja bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama untuk mencapai target Kabupaten Kediri bebas stunting. Berdasarkan hasil bulan timbang Agustus 2025, angka stunting di Kabupaten Kediri tercatat mengalami penurunan menjadi 8,04 persen dari sebelumnya 8,46 persen pada tahun 2024. Meskipun penurunan sebesar 0,42 persen ini menunjukkan tren yang positif, Bupati yang akrab disapa Mas Dhito menilai capaian tersebut masih belum cukup signifikan dan memerlukan upaya yang lebih intensif agar target penurunan stunting dapat tercapai secara optimal.
Penegasan tersebut disampaikan Mas Dhito dalam kegiatan rembug stunting yang digelar di Gedung Bhagawanta Bhari, Kabupaten Kediri. Dalam forum tersebut, ia mengajak seluruh camat, organisasi perangkat daerah (OPD), serta instansi vertikal untuk meningkatkan sinergi dan melakukan intervensi yang lebih menyeluruh. Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga harus mencakup perbaikan kualitas lingkungan, khususnya kebersihan air dan sanitasi. Intervensi yang terpadu dan berbasis data yang akurat diharapkan mampu menjangkau sasaran secara tepat dan memberikan dampak nyata di lapangan.
Lebih lanjut, Mas Dhito menegaskan bahwa upaya penurunan stunting merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat. Ia mendorong adanya perbaikan dan pemutakhiran data secara berkelanjutan, serta penguatan program pendampingan dan edukasi kepada keluarga berisiko stunting. “Kita harus bergerak bersama, memperbaiki data dan memperkuat upaya di lapangan agar ke depan angka stunting bisa terus menurun bahkan mencapai zero growth stunting,” ujarnya. Melalui kolaborasi yang solid dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Kediri optimistis dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tinggalkan Komentar
Komentar akan ditampilkan setelah dimoderasi oleh admin.
Berita Terkait