Login

Rabu, 7 Juni 2017, bertempat di Ruang Kilisuci Pemerintah Kabupaten Kediri Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menyelenggarakan pertemuan penyusunan, pemaduan dan sinkronisasi kebijakan pengendalian penduduk di Kabupaten Kediri. Acara dihadiri oleh 35 perwakilan dari DPRD, Perangkat Daerah, civitas akademika, organisasi wanita, organisasi profesi dan tokoh masyarakat.

Dalduk 1

Acara dibuka oleh Sekretaris DP2KBP3A Kabupaten Kediri, Drs. Untung Kaleb Satrio W, MM. Dalam sambutannya Beliau menyampaikan bahwa sama seperti wilayah lainnya, Kabupaten Kediri juga masih menghadapi 4 masalah kependudukan, yaitu kuantitas yang banyak, kualitas relatif rendah, persebaran penduduk tidak merata serta masalah database kependudukan. Untuk itu setiap pihak diharapkan bersama-sama mewujudkan grand design pembangunan kependudukan sesuai dengan amanat Undang-undang No. 52 Tahun 2009 dan Peraturan Presiden No. 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan. Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mewujudkan itu adalah dengan membentuk lembaga Koalisi Kependudukan dan Tim Pokja dengan Surat Keputusan Bupati.

Dalduk2

Ada 3 materi yang disampaikan oleh 2 narasumber dalam acara ini, yaitu :

  1. Peran koalisi kependudukan Jawa Timur dalam pengendalian penduduk oleh dosen Unair Surabaya sekaligus sekretaris Koalisi Kependudukan Propinsi Jawa Timur (Lutfi Agus Salim, SKM, M.Si)
  2. Pentingnya aspek kependudukan dalam pembangunan daerah di Kabupaten Kediri oleh dosen Unair Surabaya sekaligus sekretaris Koalisi Kependudukan Propinsi Jawa Timur (Lutfi Agus Salim, SKM, M.Si)
  3. Sinkronisasi kebijakan dan integrasi parameter kependudukan dalam RPJMD oleh Kabid Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Propinsi Jawa Timur (Dra. Sofia Hanik, MM)

-- UK --